Demak, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri
Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Demak melalui Departemen Komunikasi dan
Informasi (Kominfo), Lembaga Pers dan Penerbitan, serta Redaksi Jendela Pelajar
sukses menggelar Kopdar Media pada Selasa, (10/6/2025) di lantai 2 Gedung LP
Ma’arif NU Demak.
Kegiatan ini menjadi ruang temu dan sinergi antarpegiat
media sosial di lingkungan pelajar NU. Turut hadir Kominfo PC IPNU Demak,
Jaringan Komunikasi (Jarkom) PC IPPNU Demak, tim Lembaga Pers dan Penerbitan,
serta redaksi Jendela Pelajar.
Ketua PC IPNU Demak, Ainun Naim, menegaskan pentingnya wadah
diskusi bagi para pegiat media sosial.
“Kopdar Media Pelajar NU se-Kabupaten Demak ini adalah
bentuk ikhtiar kami dalam memberikan ruang dialog dan kolaborasi untuk para
penggerak media. Sebab wajah organisasi hari ini sangat bergantung pada
bagaimana media sosial dikelola,” ujar Ainun.
Tak hanya sebagai forum diskusi, menurutnya, Kopdar ini juga
menjadi ajang penguatan kapasitas dan motivasi. Ainun menyampaikan bahwa
kemampuan dalam bidang desain grafis dan produksi konten sangat dibutuhkan di
era digital.
“Rekan-rekanita yang punya keahlian di bidang desain bisa
menjadikan ini peluang, bukan hanya untuk organisasi, tapi juga sebagai potensi
ekonomi pribadi,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kominfo PC IPNU Demak,
Agung Izzul Haq, menyoroti pentingnya komunikasi yang selaras antara cabang dan
anak cabang dalam menjalankan visi media organisasi.
“Kopdar ini bertujuan untuk menjembatani komunikasi antara
tim media PC dan PAC. Kami ingin memperkuat sinergi dan memastikan tidak ada
jarak dalam menjalankan peran media di IPNU IPPNU,” jelas Agung.
Kegiatan Kopdar Media ini berlangsung hangat dan diwarnai
diskusi-diskusi inspiratif antarpeserta. Tak sedikit peserta yang mengaku
antusias karena mendapatkan ruang untuk saling berbagi ide, tantangan, dan
strategi pengelolaan media di masing-masing PAC.
Dengan adanya Kopdar ini, diharapkan gerak media pelajar NU
di Demak semakin solid, terarah, dan mampu menjawab tantangan zaman di era
digital. Kopdar juga menjadi simbol bahwa pelajar NU siap tampil dan bersuara
dengan karya, bukan hanya sekadar eksis di media sosial, tetapi juga
menciptakan dampak positif di tengah masyarakat.